Info ini dicopy dari sini. Barangkali ada sodara, temen, kenalan, tetangga, atasan, bawahan, dll yang membutuhkan.
………………………………………………………………………………………………………………………..
Prakarsa Indigo
Mendukung budaya dan ekonomi konseptual, Telkom mendorong tumbuhnya bisnis kreatif, khususnya di bidang digital content melalui wadah Indigo (Indonesian Digital Community). Program Indigo adalah prakarsa strategis Telkom yang diluncurkan pada akhir tahun 2007, sebagai fasilitas terhadap komunitas kreatif Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital untuk membangun industri yang sehat dan menyehatkan.
Sejak diluncurkan tahun 2007 hingga kini, beberapa program strategis yang telah dilakukan adalah program Bagimu Guru Kupersembahkan, Santri Indigo, Education for Tomorrow, PasarKreasi.com, Sumatera Digital Island, Kampung Digital, Indigo Learning Center, Digital Village, Sistem Informasi Administrasi Pendidikan Online, dan sebagainya.
Indigo Fellowship
Sebagai salah satu program utama Indigo dalam rangka mengisi tahun 2009 sebagai tahun kreatif, Telkom-Group mempersembahkan program Indigo Fellowship 2009, yang merupakan apresiasi kepada individu atau kelompok yang dianggap berhasil dalam membuat karya kreatif digital dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas, serta mendorong tumbuhnya digitalpreneur baru dalam industri tersebut.
Indigo Fellowship 2009 adalah salah satu dari seluruh rangkaian program CSR Telkom di bidang ICT yang bertujuan untuk :
* Menumbuhkembangkan industri kreatif digital di Indonesia
* Menyusun profil industri kreatif digital
* Memposisikan Telkom Group sebagai fasilitator utama bagi industri kreatif digital di Indonesia
* Menjaring ide-ide baru dari konsumen Telkom Group
* Menjalin komunitas dan karya kreatif ke dalam mata rantai proses bisnis industri kreatif yang sehat dan menyehatkan dan sustainable.
Tema dan big idea yang ingin diusung dalam program Indigo Fellowship adalah For Brighter Indonesian Digitalpreneur. Diharapkan Indigo Fellowship ini dapat melahirkan tokoh dan industri/bisnis kreatif digital yang tumbuh lebih cerah dan berkembang.
Ekosistem Indigo Fellowship
Salah satu keunggulan kompetitif program Indigo Fellowship Telkom Group adalah adanya ekosistem yang komprehensif dan sustainable dalam memfasilitasi industri kreatif yaitu melalui tahapan:
1. AWAKE: Menumbuhkan awareness kepada publik terhadap keberadaan Indigo Fellowship yang akan mengispirasi masyarakat terhadap industri kreatif digital.
2. INSPIRE: Melalui story telling bagaimana dan mengapa industri kreatif tumbuh dan berkembang, from zero to hero, mencari bibit bibit unggul yang diharapkan akan sukses mengelola bisnis / industri kreatif digital melalui idea kreatif dan network yang ada.
3. CONNECT: Menciptakan ekosistem yang menjalin mata rantai industri kreatif dari hulu ke hilir
4. ENGAGE: Mengajak partisipasi masyarakat dan komunitas pencinta untuk membangun hubungan emosional yang harmonis dan sustainable dengan pelaku / tokoh industri kreatif digital.
Tahapan Indigo Fellowship
Untuk efektifitas komunikasi kepada publik dan dengan mempertimbangkan kompleksitas, maka program Indigo Fellowship dilaksanakan bertahap sebagai berikut :
1. Creative Fellowship, program fellowship kepada tokoh individu / kelompok masyarakat yang berhasil menginisiasi bisnis kreatif dari idea sampai menjadi produk siap pakai.
2. Idea Fellowship, memberikan penghargaan kepada individu yang mengembangkan ide kreatif dalam bisnis digital content
3. Business Fellowship, adalah penghargaan kepada entitas bisnis (small/medium enterprises) yang berhasil mematangkan dan mengembangkan konsep creative digital menjadi bisnis yg berkembang.
Seluruh rangkaian program fellowship tersebut akan rampung pada Oktober 2009, bertepatan dengan hari ulang tahun Telkom yang dikemas dalam acara Indigo Award 2009.
Kriteria Penjurian
Bahwa seluruh rangkaian program Indigo Telkom-Group dikemas dalam program CSR (Corporate Social Responsibility) sehingga dalam penilaian karya kreatif harus dapat menonjolkan 3 perhatian utama dalam CSR yaitu:
1. People, bahwa karya kreatif harus berdampak maksimal kepada masyarakat sosial, seperti pengentasan kemiskinan, menekan pengangguran, memperbaiki issue deskriminasi gender, dll.
2. Profit, bahwa karya kreatif juga harus menghasilkan revenue, menekan cost of product, serta menghasilkan keuntungan secara ekonomi.
3. Planet, selain issue sosial dan ekonomis, yang tidak kalah penting adalah issue lingkungan. Diharapkan karya kreatif juga mempunyai dampak terhadap perbaikan lingkungan hidup demi kelangsungan ekosistem kepada generasi muda mendatang.
………………………………………………………………………………………………………………………..
Lalu apa hadiahnya? Dan siapa yang jadi jurinya? Gimana jadwalnya?
Dicopy dari sini.
………………………………………………………………………………………………………………………..
Peserta yang dinilai memiliki ide bisnis terbaik dalam program Indigo Fellowship 2009 ini berhak mendapatkan apresiasi berupa :
* Dukungan dana untuk inisiasi bisnis mencapai Rp 50 juta
* Menikmati berbagai fasilitas dari Telkom’s Digital Creative Playground dengan nilai hingga Rp 100 juta
* Mengikuti workshop atau seminar digitalpreneurship secara berkala
* Bimbingan dari para pakar bisnis digital
………………………………………………………………………………………………………………………..
Judges:
* Ninok Leksono Redaktur senior Kompas dan anggota DRN dengan minat pada segala hal.
* Marlin Soegama Aktivis INAICTA dan duta Indonesia dalam pengembangan game.
* Gatot Hari Priowirjanto Direktur SEAMOLEC yang selalu aktif mengembangkan aplikasi pendidikan.
* Peni Cameron Direktur CAM ini juga pendiri Asosiasi Industri Animasi & Konten Indonesia.
* Bubi Iriadi Sutomo Musisi yang tengah mengembangkan Popular and Creative Accademy
* Yoris Sebastian Praktisi kreatif pemenang IYCE Awards 2006 dari British Council.
* Andi S Boediman Pemrakarsa Digital Studio–School of Visual Communication dll
………………………………………………………………………………………………………………………..
Timeline
* 2009-05-25 Peluncuran program
* 2009-05-25 Registrasi peserta
* 2009-09-20 Proses penjurian
* 2009-10-10 Sidang dewan juri
* 2009-10-27 Penganugerahan award
………………………………………………………………………………………………………………………..
Udah cukup jelas? Kalo belum, kamu bisa baca2 FAQ-nya di sini.
So.. selamat berkarya ya..






Related Articles
1 user responded in this post
wah.. acaranya udah selesai. telat neh!
Leave A Reply