Archive for » July, 2008 «

Sumber: http://mail.litbang.depkes.go.id/archives/jaringan/msg05168.html

FYI: mengenal jenis-jenis plastik

Hati-Hati dengan Bahaya Plastik! Pelajari Sebelum Terlambat!

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.

Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?

#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila
dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.

Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.

Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Category: Sharing  Tags: ,  16 Comments
30
Jul

Dulu, kalo aku harus ke SPBU untuk ngisi BBM buat mobilku, maka yang kulakukan adalah: mematikan mesin, turun dari mobil, membuka tangki BBM, setelah petugas selesai mengisinya aku pun menutupnya kembali, membayar dengan uang tunai, masuk kembali ke mobil.
Sekarang, dengan banyaknya SPBU yang sudah menerapkan standar layanan “Pasti Pas”, yang kulakukan pada saat pergi ke sana jadi banyak berubah. Setelah mematikan mesin, aku cukup membuka kaca jendela atau pintu mobil. Petugas akan menyapaku dengan ramah, menanyakan jenis BBM dan berapa liter yang hendak kubeli. Setelah aku menjawabnya, mereka yang akan membuka tangki BBM, mengisinya (setelah lebih dulu berkata,” Mulai dari nol ya”), menutupnya kembali, lalu mendekati aku untuk menerima pembayaran. Bisa tunai, bisa pake kartu kredit.
Karena kebiasaan dimanjakan itu, aku jadi lupa bahwa belum semua SPBU menerapkan standar layanan itu. Contohnya Jumat siang minggu lalu. Karena indikator BBM udah kedip-kedip, aku jadi asal mampir ke sebuah SPBU tanpa merhatiin apakah di situ pasang tanda “Pasti Pas!” atau nggak. Seperti biasa, aku hanya mengatakan kebutuhanku ke petugas via jendela, tanpa turun dari mobil. Ternyata si petugas tak jua beranjak membuka tangki BBM. Temenku yang gak sabar(an) langsung turun dari mobil, lalu dia yang membuka tangki BBM. Setelah si petugas mengisinya, temenku juga yang mengambil duit dari aku dan menyerahkannya ke petugas SPBU. Sambil melakukan itu, temenku nyindir, “Kalo aku ngisi BBM, aku biasanya turun dari mobil”. Dan aku jawab dengan tampang tak berdosa, “Kalo aku biasanya enggak”. Hihihi… :-P Kembali ke masalah standar layanan “Pasti Pas!” itu, aku sebenarnya salut ama Pertamina yang berhasil menerapkannya. Padahal setau aku, SPBU – SPBU itu bukan milik Pertamina sendiri, melainkan merupakan kerja sama dengan mitra. Tapi Pertamina bisa membuat para mitra itu mau menerapkan standar yang dibuat Pertamina. Menurutku itu tidaklah mudah. Harus ada komitmen antara dua pihak. Aku jadi membandingkan dengan kerja sama yang dilakukan Telkom dengan Wartel, misalnya. Nggak ada standar layanan yang bisa diterapkan di sana, seperti standar sapaan, dll. Apakah karena jumlah Wartel yang terlalu banyak sehingga tidak bisa dikendalikan Telkom, sebagaimana Pertamina mengendalikan SPBU? Atau mungkin sebenarnya semuanya hanya soal uang. Karena bisnis SPBU sangat menguntungkan, menghasilkan margin yang besar buat para mitra, sehingga mereka pasti akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi semua aturan Pertamina supaya kerja sama dengan Pertamina bisa terus berjalan. Beda dengan Wartel yang sudah tidak populer lagi dan mungkin tidak menguntungkan seperti dulu, sejak telekomunikasi seluler berkembang pesat dan harganya sangat murah, baik pesawatnya maupun pulsanya. Mungkin karena itu, pengusaha Wartel jadi seadanya menerapkan layanan. Ngomong2, sebenarnya Wartel itu masih dibutuhkan atau nggak sih?
Hal lain yang menarik dari SPBU sekarang ini adalah konsepnya sudah bukan sekedar jualan BBM doang. Banyak SPBU-SPBU baru yang menawarkan layanan terpadu, dari mulai layanan untuk mobil (bengkel, cucian mobil, isi angin), mini market, ATM, kafe/resto plus layanan wi-fi. Toilet dan mushollanya juga lebih bersih dibanding jaman dulu. Jadi sekarang selain ngisi BBM, orang juga bisa belanja dan hang out di SPBU. Mungkin sebentar lagi juga akan ada butik/factory outlet, toko buku, toko kaset/CD, toko komputer, toko HP, tempat karaoke, tempat bowling/billyard, tempat bermain anak, dll. Lho kok, ini SPBU atau mall ya? :-) Tapiiiii… dengan segala kenyamanan itu, tetep aja gak mengurangi gerutuan aku karena harga Pertamax yang sering banget naik tanpa bilang-bilang. Masa sih dalam sebulan bisa dua kali terjadi kenaikan harga? Hmm.. jadi inget, besok kan akhir bulan. Kayaknya sebaiknya besok aku ngisi BBM deh, siapa tau terjadi kenaikan harga lagi di tanggal 1. :-(

Category: Sharing  Tags: ,  18 Comments

Seperti yang pernah aku tulis di sini, Kompetisi Flexter Blogging Nasional akan ditutup pada tanggal 1 Agustus 2008 8 Agustus 2008. Lomba yang terdiri dari 5 kategori tersebut, menjanjikan hadiah total senilai 125 juta rupiah, terdiri dari uang tunai, laptop, PDA dan HP CDMA. Asiknya, di tiap kategori akan ada tiga pemenang yang terpilih, sehingga total akan ada 15 pemenang. Sampe saat aku bikin entry ini, sudah 265 tulisan dan template yang terdaftar. Jika melihat histori lomba blog sebelumnya, maka jumlah peserta ini termasuk sedikit. Lomba yang dulu itu, meski hanya mengusung 1 kategori dan memilih 5 pemenang, peserta lomba bisa mencapai 248 blog. Jika dulu yang dinilai adalah keseluruhan blog, maka lomba blog Flexter ini hanya menilai tulisan. Satu blog bisa mendaftarkan lebih dari satu tulisan dan lebih dari satu kategori.
Dari sedikit statistik di atas, bisa diliat bahwa kemungkinan menang di lomba ini masih terbuka banget. Makanya buruan ikutan. Syaratnya gampang banget, cuma bikin blog di MyFlexiLand dan bikin satu tulisan sesuai salah satu kategori yang ada. Gak usah punya pengalaman naik mobil dulu, gak usah punya gadget tertentu, gak usah bikin banyak resensi buku, gak usah jadi pengunjung suatu festival, dll. Mengenai temanya juga gak susah kok. Gak usah jadi walikota dulu untuk bisa bikin tulisan “Ide Membangun Bangsa”. Gak usah nyobain narkoba dulu untuk bisa bikin tulisan “Ajakan Menjauhi Narkoba”. Gak usah jadi member senior di FlexiLand untuk bisa bikin tulisan “Cerita Pengalaman Menarik di FlexiLand”. Gak usah ikutan perang kemerdekaan dulu untuk bisa bikin tulisan “Kreasi Cerita Pahlawan Khas Flexter”. Dan terakhir, gak usah jadi desainer terkenal untuk bisa bikin “Kreasi Template Blog Tema Kemerdekaan”.
Dan jangan lupa juga, hadiahnya lumayan lho. Yang berupa barang, bisa dipake sendiri, atau dijual lagi (kayak kelakuan si Adham :-P ). Yang berupa uang, bisa dipake beli barang idaman, bisa buat jalan-jalan, bisa buat apa aja. Jadi.. ayo dong ikutan. Kalo kendalanya cuma karena gak punya Flexi, hhmmmm… kayaknya aku punya 5 starter pack yang bisa aku kasihkan buat calon peserta lomba ini. Bila berminat, tulis komen di sini. Tapi nomornya gak bisa milih ya.. Hanya yang kebetulan ada aja di aku.. :-)
PS:
Anis [pikir] ini kesempatan buat para jawara lomba blog yang dulu untuk membuktikan kemampuannya di tingkat nasional. Jangan cuma menang di tingkat Jawa Barat. :-)
Update:
Baru tau hari ini (30 Juli 2008), ternyata periode lomba diperpanjang sampai tanggal 8 Agustus 2008. Jadi makin terbuka kesempatan buat yang belum ikutan untuk segera mendaftarkan diri. :-)

Category: Event  Tags: ,  20 Comments

Sekedar info.
Yang namanya gratis-gratis, pasti menarik. :-) Kalo kemarin2 ini ada operator yang bunyi iklannya adalah: “Satu-satunya yang gratis nelpon dan gratis SMS”, sayangnya saat ini kalimat itu gak berlaku lagi. Karena sejak kemarin tanggal 21 Juli 2008, Flexi punya program baru yang dikasih judul: “Flexi Mesra“. (Ughh.. judulnya, gak banget deh.. :-P )
Program yang berlaku s/d 31 Oktober 2008 itu, betul-betul akan meringankan biaya komunikasi. Biaya yang dikenakan hanya pada waktu registrasi, yakni Rp 5.000 yang dikenakan kepada kedua nomor. Untuk menikmati program tersebut, pelanggan cukup mendaftar (registrasi) melalui SMS ke nomor 456.
Caranya: Ketik REG (spasi) kode area+Nomor pasangan. Contoh : REG 0217070XXXX kirim ke 456.
Kemudian nomor pasangannya melakukan konfirmasi OK sebagai nomor yg bersedia menjadi pasangan Flexi, ketik OK (spasi) kode area+Nomor pasangan. Contoh: OK 0216840XXXX kirim ke 456.
Setelah itu pelanggan bebas menelepon kepada pasangannya selama 30 hari selama 24 jam. Inget ya, 24 jam. Bukannya mulai jam 24. :-D Flexi Mesra dapat dinikmati baik oleh pasangan pelanggan baru maupun pasangan pelanggan lama ataupun kombinasi antara pelanggan lama dan baru. Perpanjangan dilakukan secara otomatis apabila dalam 30 hari sebelumnya kedua nomor sudah melakukan isi ulang minimal Rp 20.000 (kumulatif). Apabila salah satu nomor pasangan telah berpisah (karena stop atau expired), maka harus dilakukan register ulang dengan dikenakan biaya registrasi Rp 5.000.
Nomor yang dijadikan pasangan harus sejenis, misalnya Classy - Classy (pasca bayar) atau Trendy - Trendy (pra bayar). Hanya bisa dilakukan untuk kode area yang sama, jadi nggak berlaku untuk nomor yang sedang Combo.
Info resminya bisa dibaca di sini:
http://www.telkom.co.id/pojok-media/siaran-pers/telkom-luncurkan-flexi-mesra-sebagai-solusi-komunikasi-hemat.html
.

Jadi.. Gratis nelpon dan Gratis SMS? Kasih dahhhh… :-D
PS:
Anis [pikir] kalo cuma dalam satu kode area, buat apa telpon-telponan, mending ketemuan langsung. :-) Anis [berharap] nantinya akan ada juga program Gratis Internet. Bayar Rp 5.000, bisa internetan sebulan. Atau minimal bisa main plurk gratis sebulan. :-P

Category: Marketing  Tags:  23 Comments

Masih tips dari James Gwee.
Bila pelanggan Anda mengajukan komplain, maka terimalah itu sebagai masukan. Jangan dihindari.
Tapi sebenarnya, penyebab keengganan perusahaan menghadapi komplain pelanggan bukan pada masalah komplainnya, tapi kemarahan pelanggan itu. James Gwee memberikan tips sebagai berikut:
Pada saat pelanggan marah-marah, jangan langsung dijawab. Diam dan dengarkan saja dulu, sampai dia selesai. Setelah itu, baru beri dia penjelasan dengan logika. Karena jika dalam kondisi marah, pelanggan nggak akan bisa berpikir logis. Intelegensinya akan menurun. Semakin besar kemarahannya, maka semakin turun intelegensianya. Jadi sia-sia saja bicara dengan dia, hanya akan membuat dia semakin marah.
Itu tips dari James Gwee lho, bukan dari saya ;-) . Tapi bener juga sih. Tips itu bukan cuma bisa diterapkan kepada pelanggan yang marah, tapi bisa juga kepada orang-orang di sekeliling kita, orang-orang yang kita temui. Jika mereka sedang marah, jangan langsung dilawan. Biarkan saja dulu, beri mereka waktu untuk menuntaskan kedongkolan mereka. Setelah kemarahan itu mereda, baru kita bisa menjelaskan hal-hal yang menurut mereka salah. Apakah mereka nantinya bisa mengerti, atau tetap marah, itu sih gimana nanti. Tapi yang jelas, melawan kemarahan dengan kemarahan hanya akan semakin memperkeruh suasana. Gitu lho.. :-)
Tulisan ini sebenarnya sebagai pengingat buat aku sendiri, supaya aku menjadi orang yang lebih sabar, karena orang yang cepat marah berarti intelegensinya cepat turun. :-D