Archive for » 2008 «

Awalnya aku tau tentang rencana komunitas Bandung Blog Village atau BBV mau ngadain acara tentang blog yang melibatkan sekolah-sekolah adalah pada saat aku bertemu Ihwan di acara buka puasa bersama di Roemah Nenek bulan Ramadhan, September yang lalu. Waktu itu Ihwan menyampaikannya secara sekilas, sekaligus menanyakan apakah Telkom bisa berpartisipasi dalam acara yang ditujukan untuk mendukung tema Pesta Blogger 2008 yaitu “Blogging for Society”. Aku bilang, insya Allah bisa.
Setelah itu, seiring dengan berita mundurnya pelaksanaan Pesta Blogger 2008, kabar tentang acara itu pun tidak kuterima lagi. Pernah kutanya pada Ihwan, dia bilang masih sedang dirapatkan dengan para pengurus BBV. Baru sekitar pertengahan bulan November, Ihwan mengirimkan proposal acara tersebut padaku. Aku teruskan proposal itu ke temenku yang bisa ngasih sponsorship untuk komunitas. Dukungan sejumlah nilai tertentu pun disetujui. Aku lalu menginfokan hal itu kepada Ihwan.
Setelah itu, kelanjutan berita tentang acara itu sempet vakum lagi. Sampe-sampe temenku yang mau ngasih sponsor nanyain ke aku, jadi apa nggak acaranya? Kalo nggak, uang itu akan dia kasihkan ke acara lain, karena di perusahaan seperti tempatku bekerja, permintaan sponsorship selalu ada tiap hari. Sempet rada panik juga aku. Aku kontak si Ihwan. Kata dia, ada perubahan acara menjadi lebih besar, makanya perlu persiapan lebih matang. Sekitar tanggal belasan bulan Desember, baru Ihwan mengirimkan kembali proposal yang sudah direvisi itu.
Ternyata acaranya emang banyak berubah. Dari semula hanya talkshow, training dan lomba blog. Kemudian berubah menjadi rangkaian acara yang diberi nama Bandung Blog Vaganza 2008, yang meliputi workshop mading online tanggal 20 Desember 2008, kompetisi mading online untuk sekolah-sekolah selama tanggal 22 Desember 2008 sampai 10 Januari 2009, dan nantinya akan ditutup dengan talkshow online pada tanggal 19 Januari 2009. Selain itu ada kerja sama dengan WordCamp Indonesia, sehingga pemenang kompetisi mading online akan diberangkatkan ke acara WordCamp Indonesia di Jakarta tanggal 17 – 18 Januari 2009. Wuih.. keren nih, sayang kalo dilewatkan, pikirku.
Jadi hari Sabtu 20 Desember itu pun berangkat ke ComLabs ITB, tempat acara workshop berlangsung. Kata Ihwan, acara mulai jam 12.30 WIB. Tapi karena aku bukan peserta, aku pun baru datang sekitar jam 14.00 bersama Maya. Di sana aku ketemu dengan Ihwan, Yudha, Diki, Yudha yang lain, dan juga Mas Amal. Selain itu ada beberapa blogger BBV yang udah pernah kutemui sekali di RK (yang ternyata menjadi salah satu sponsor juga), ada juga yang baru pernah ketemu di situ, jadi aku belum kenal.
Peserta workshop terdiri dari siswa/siswi SMA/SMK sekitar 30 orang, masing-masing mendapat 1 komputer. Pembicara pertama dari Detik.com Bandung yaitu Pak Salomo Sihombing dengan materi etika penulisan mading online. Materi kedua disampaikan oleh Fikri mengenai praktek penggunaan Wordpress. Materi ketiga mengenai isu-isu yang dapat digunakan sebagai konten mading online, disampaikan oleh Jalu Pradhono yang bertindak sebagai pembicara dari pihak LSM Climate Change Center. Jalu menjelaskan tentang pentingnya mading online untuk mengurangi penggunaan kertas. Karena proses pembuatan kertas banyak sekali efek buruknya bagi lingkungan, dari mulai penebangan pohon, pemanasan global, dll.
Materi terakhir, dan kayaknya paling menarik, adalah tentang lay out mading online, disampaikan oleh Diki. Diki menerangkan dari mulai cara mendownload tema mading, membuat kategori-kategori mading, cara upload berita dan foto, dll. Bila para peserta workshop mengimplementasikan dengan baik, maka madingnya tidak akan kalah dengan majalah online seperti Media Ide atau Twentea.
Setelah semua materi disampaikan, giliran Ihwan menjelaskan tentang kompetisi mading online. Nantinya tiap sekolah peserta kompetisi akan mendapatkan satu sub domain untuk tempat mading online masing-masing. Dan ternyata panitia acara tidak melepaskan para peserta begitu saja. Tiap sekolah mendapatkan 1 orang mentor dari BBV. Mentor ini akan bertugas membimbing peserta workshop dan kompetisi selama mereka membangun dan mengisi mading onlinenya.
Selain itu, selama berlangsungnya acara, banyak doorprize yang dibagikan dari para sponsor yaitu dari TelkomFlexi, TelkomSpeedy, QWords dan Republik Kuliner. Saking banyaknya, kayaknya semua peserta mendapatkan hadiah, dari mulai gantungan kunci, tas kecil, voucher all you can eat, topi, kaos, dll. Dan doorprize utama berupa hape dari TelkomFlexi berhasil dimenangkan oleh peserta dari SMKN 4 Bandung. Selamat ya…
Liputan tentang acara ini dapat dibaca juga di:
- Blognya BBV
- Detik.com
- Pikiran Rakyat
Kesanku tentang acara ini adalah keren banget. Hal pertama yang membuatku salut adalah ide acaranya yang menggabungkan trend nge-blog, kegiatan ekskul mading sekolah, dan isu tentang lingkungan yang sedang hangat diperbincangkan. Ada pelajaran yang didapat tentang pemanfaatan internet secara mudah untuk mendukung kegiatan positif di sekolah, bagaimana ide-ide mereka yang sebelumnya hanya bisa dinikmati warga sekolah mereka, sekarang akan dapat dibaca oleh dunia. Selain itu ada pelajaran moral yang disampaikan, bahwa kita dapat melakukan tindakan nyata untuk ikut menyelamatkan bumi tempat kita tinggal ini (asal jangan dijawab bahwa keuntungan yang diperoleh dengan pengurangan penggunaan kertas akan digantikan oleh masalah yang ditimbulkan akibat pemakaian listrik yang lebih banyak akibat penggunaan internet, atau makin banyaknya sampah digital, atau hal-hal lain :-D ). Kegiatan ini adalah kegiatan yang memberikan pijakan terhadap hal-hal positif di masa depan, bukan sekedar kegiatan yang begitu selesai akan dilupakan begitu saja.
Hal kedua yang aku salut adalah tentang kerja sama. Karena kegiatan ini adalah kegiatan besar, maka BBV tidak bekerja sendiri. Dia menggandeng pihak KM ITB, ComLabs ITB, LSM Climate Change Center, bahkan WordCamp Indonesia. Dukungan kerja sama dari pihak-pihak lain itu tentu saja tidak akan terjadi tanpa networking yang baik. Dan itu telah dibuktikan oleh BBV.
Output dari acara ini yang pasti adalah sebuah situs yang menjadi pusat mading online para peserta kompetisi. Yang menjadi pertanyaanku adalah setelah kompetisi ini berakhir dan pemenangnya sudah ditentukan, akan menjadi apa situs ini? Apakah akan terus dipelihara? Mudah-mudahan iya, karena sayang sekali kalo konten yang sudah demikian bagus lalu menjadi berhenti karena alasan teknis yang sebenarnya mudah diselesaikan. Siapa yang akan memelihara? Apakah nanti akan diserahkan ke para peserta kompetisi untuk selanjutnya dimuat dalam domain sekolah mereka masing-masing? Hmm.. kita lihat nanti kelanjutannya. Barangkali nanti akan ada sponsor yang bersedia mendukung pemeliharaan konten ini.
Btw, terima kasih banget buat Pak Jojo dari Telkom RDC dan dan Bu Deby dari Telkom DIVRE III yang telah membantu sponsorship untuk acara ini. :-)

Update:
O ya tentu saja tidak ada gading yang tak retak. Demi perbaikan ke depan, aku pikir aku harus juga menyampaikan kekurangan acara tersebut, yaitu jumlah peserta yang kurang dari target. Dari target 50 sekolah masing-masing 3 peserta, yang datang hanya 10 sekolah masing-masing 3 peserta. Aku baca di blog BBV, untuk acara yang dilaksanakan di ComLabs ITB, memang harus diperhatikan banget masalah undangannya. Karena melihat pengalaman acara2 yang sudah lewat, biasanya pesertanya sedikit. Kenapa ya? Apa karena serem ama judul ruangannya? Hehehe… mudah-mudahan bukan itu. Apa karena jumlah sekolah yang diundang kurang banyak? Jika target 50 sekolah, maka mungkin sebaiknya undangan harus disebar ke tiga kali jumlah itu. Apa karena penyebaran undangan terlalu mepet dengan pelaksanaan acara? Atau karena hal lain?
Aku menyampaikan ini bukan dengan maksud gimana-gimana. Hanya rasanya sayang aja kalo acara sebagus itu, hanya diikuti peserta yang sedikit. Mudah-mudahan acara lanjutannya nanti lebih baik. :-)

Category: Event  6 Comments

Dicopy dari http://www.pasarkreasi.com/kompetisi/detail/3/3
——————————————————————–
Dalam rangka menggali karya kreasi para kreator di bidang musik, PasarKreasi.Com mengadakan kompetisi bagi individu atau kelompok yang memiliki perhatian dan konsentrasi di bidang musik.

Kompetisi musik di PasarKreasi.Com pada saat ini mengambil tema “Speedy Music” bertujuan untuk lebih memperkenalkan dan mengakrabkan brand Speedy dari produk broadband TelkomSpeedy kepada masyarakat melalui musik. Jingle tersebut dapat dipergunakan untuk mendukung sosialisasi dan promosi produk TelkomSpeedy dengan beberapa saluran, seperti radio dan televisi.

Peserta kompetisi diberikan kebebasan untuk menyusun materi lirik sebagai konten komunikasi produk TelkomSpeedy, aransemen chord lagu, jenis aliran musik, artis penyampai pesan komunikasi.

Tema Kompetisi adalah “Speedy Music“

Peserta Lomba
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di seluruh Wilayah Kesatuan Republik Indonesia;
- Warga Negara Asing (WNA) pemegang KIMS / KITAS yang berdomisili di Indonesia.

Hadiah
Kompetisi ini memperebutkan total hadiah senilai 20 Juta Rupiah dengan rincian sebagai berikut :

Juara 1 : Rp. 7.500.0000
Juara 2 : Rp. 4.500.0000
Juara 3 : Rp. 3.000.000
Harapan 1 : Rp. 2.000.000
Harapan 2 : Rp. 1.500.000
Harapan 3 : Rp. 1.000.000
Harapan 4 : Rp. 500.000

Dewan Juri
- Bobby The Music Master
- Tim PasarKreasi.Com

Waktu Perlombaan
Penerimaan / Upload Musik: 16 November 2008 s/d 16 Maret 2009
Batas Akhir Penerimaan upload Music: 16 Maret 2009 pukul 20:59:59 WIB
Penjurian Musik: 16 Maret 2009 s/d 20 Maret 2008
Pengumuman Nominasi: 20 Maret 2009
Pengumuman Pemenang: 23 Maret 2009

Tata Cara Perlombaan
Musik dikirim dengan cara upload di website www.pasarkreasi.com.

Tata Cara Sign Up dan Upload Musik
Peserta melakukan pendaftaran (Anggota/Member) di www.pasarkreasi.com, dan harap mengisi data-data pada saat daftar/sign up yaitu :

- Nama Lengkap dan sesuai kartu identitas resmi.
- Alamat lengkap dan jelas.
- Telepon Rumah / Telepon Genggam (Handphone / HP).
- Email yang masih aktif (dipakai untuk login).
- Mengisi data sesuai ketentuan isian pada saat daftar/sign up di www.pasarkreasi.com.
- Peserta dipersilahkan mengirim/Upload melalui galery khusus kompetisi music dengan cara klik banner kompetisi music pada halaman depan / utama www.pasarkreasi.com
- File musik yang di upload wajib diberi nama dengan mengikuti format: nama lengkap_judul_music.mp3, contoh : speedyku.mp3.
- Musik yang diupload wajib diberi deskripsi singkat tentang siapa calon pendengar musik tersebut, situasi dan latar belakang pesan yang disampaikan, serta informasi fisik file musik tersebut. Informasi yang wajib dicantumkan adalah : Judul, Uraian / Penjelasan singkat musik, Hari – Tanggal dan Artis.

Syarat dan Ketentuan

Objek Kompetisi
- Music harus sesuai dengan norma-norma dan peraturan yang berlaku di masyarakat dan tidak boleh mengandung unsur SARA dan Politik.
- Harus melambangkan atau terkait dengan materi komunikasi produk TelkomSpedy.
- Media musik adalah digital file dan jenis karya musik adalah bebas (pop, rock, dll)
- Music yang dikompetisikan merupakan hasil karya selama tahun 2008 sampai dengan berakhirnya masa kompetisi.
- Kreasi, aransemen, dan manipulasi musik digital diperkenankan.
- Jumlah karya musik yang dikumpulkan maksimal 5 (lima) buah per peserta.
- Seluruh isi/content yang ada di dalam karya musik yang dilombakan merupakan tanggung jawab dari artis peserta lomba, termasuk di dalamnya apabila menggunakan artis pendukung atau penyulih suara.
- Musik yang dikompetisikan belum pernah dipublikasikan di media apapun dan atau belum pernah memenangkan kontes lomba musik.

Identitas Peserta Lomba
- Peserta wajib mendaftarkan dirinya di PasarKreasi.Com dengan menggunakan nama asli sesuai KTP / Identitas resmi yang berlaku di Indonesia.
- Peserta yang mengirimkan music dengan nama orang lain akan dikenakan sanksi diskualifikasi dan tidak dapat menjadi juara. Sanksi tersebut bisa dijatuhkan ke peserta kompetisi musik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Ketentuan Tambahan Kompetisi Musik
- Pihak PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk berhak menggunakan musik yang dikompetisikan untuk kepentingan promosi dan publikasi PT. Telekomunikasi Indonesia tanpa ada kewajiban yang harus dipenuhi kepada artis peserta kompetisi, terhitung sejak tanggal selesainya kompetisi musik selama 1 (satu) tahun.
- Pemenang Kompetisi Musik wajib menyerahkan foto copy identitas diri resmi (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku dan wajib menyerahkan foto asli dalam format digital (*.jpg) pada saat penyerahan hadiah, dengan ketentuan teknis sebagai berikut :
Sisi terpendek minimum 2.500 pixel.
Format JPG kualitas maksimum.

- Hak Publikasi/Hak Pakai kompetisi musik ini ada pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk terhitung sejak tanggal pengumuman pemenang tanpa biaya tambahan selama 1 (satu) tahun.
- Hak cipta musik tetap melekat pada artis peserta kompetisi.
- Peserta menyatakan tunduk pada seluruh ketentuan yang berlaku dalam kompetisi musik ini.
- Keputusan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Category: Event  Tags: ,  5 Comments
18
Dec

Kalo nggak salah, tanggal 18 Desember 2008 adalah ultah kedua blog ini.
Blog pertama yang aku seriusi, setelah 2 blog sebelumnya hanya sekedar iseng. Dan blog-blog yang muncul setelahnya pun ternyata gak bisa kuseriusi.
Blog yang pada awalnya berisi tulisan2 gak penting. Dan sampe sekarang kayaknya masih banyak tulisan gak pentingnya.
Blog yang sempet kehilangan semua tulisannya. Dan akhirnya sebagian tulisan itu kembali, sementara sebagian lainnya biarlah disimpan di tempat lain.
Blog yang sempet hiatus, terpengaruh suasana hati pemiliknya yang ngambek nulis gara2 ada yang mencela tulisannya gak bagus. O ya, tentu saja orang itu gak bilang terang2an seperti itu. Dia cuma bilang, orang-orang di perusahaanku gak ada yang bisa nulis bagus, kecuali penulis novel itu.
Apa pun itu, blog ini udah berusia dua tahun. Dan aku rasa, aku masih akan memelihara blog ini. Sampe batas waktu tertentu, yang aku gak pernah tau.
Happy Anniversary.. :-D

Update 17 Januari 2009:
Ini adalah tulisan untuk blog lamaku. Blog yang telah berumur 2 tahun, dan akhirnya aku tinggalkan untuk pindahan ke sini. Mudah-mudahan umur blog ini bakal lebih panjang dari blog lamaku itu. Amien..

Category: Life  Tags:  3 Comments

Sebuah komunitas blogger di kota Bandung Batagor sedang berencana melakukan kegiatan amal dengan mengundang 1000 anak yatim piatu di kota Bandung untuk sekedar berkumpul dan menikmati hiburan.
Untuk itu, komunitas ini membuka kesempatan seluas-luanya buat semua orang yang hendak beramal untuk mensukseskan acara tersebut.
Mekanismenya begini. Kebutuhan utk acara makan siang diperkirakan sebesar Rp 15 ribu per anak. Jadi jika ada yang berniat menyumbang, maka nilai sumbangan diharapkan minimal untuk 1 anak atau senilai Rp 15 ribu. Jika berniat menyumbang untuk 10 anak, maka tinggal dikalikan 10, menjadi Rp 150.000. Demikian seterusnya. Jika ada yg berkenan menyumbang lebih dari itu, tentu saja akan diterima dengan senang hati. Mau menyumbang untuk 100 orang (Rp 1,5 juta), atau mau jadi sponsor tunggal (menyumbang Rp 15 juta), akan sangat diperbolehkan.

Sumbangan dapat langsung ditransfer ke rekening2 sbb:
Bank BNI di nomor 015-148-1599 atas nama Karina A Shelyani
Bank BCA di nomor 282-1041-998 a/n Shasya Pashatama
Bank Mandiri di nomor 1310004619872 a/n Amalia Mustikasari

Utk yg sudah mentransfer, mohon dapat menginfokan ke nomor 022-76695686 dengan format nama#jumlahdonasi#bankyangdituju.

Saya copy dari situs Batagor.net.
========================================================================
Gardu Lantu - Dari pengusaha dan Blogger untuk Yatim Piatu

Setelah sukses dengan Gardu Lantu yang pertama kali ini Batagor mengadakan sebuah event Gardu Lantu yang kedua. Sejalan dengan itu, di akhir bulan Desember setiap tahunnya, selalu diperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember. Pada hari itu, setiap orang mengingat dan menghargai jasa orang tua, ibu pada khususnya, yang memiliki andil yang sangat besar dalam membesarkan mereka. Sedikit membalas cinta-kasih yang ibu berikan dalam membentuk setiap orang menjadi manusia seutuhnya.
Meskipun begitu, tidak setiap orang memiliki keberuntungan merasakan kasih sayang orang tua, khususnya kasih sayang seorang ibu. Saudara-saudara kita yang kini tinggal di asrama panti asuhan, hanya mampu mengenal kata ayah dan ibu tanpa tau seperti apa rasanya kasih sayang orang tua. Alih-alih memiliki orang yang mengasuh mereka, tetap saja belum mampu menggantikan kasih sayang sesungguhnya memiliki orang tua.
Blogger dan pengusaha peduli anak yatim piatu, yang dikenal dengan istilah Gardu Lantu, merupakan kegiatan rutin batagor.net untuk berbagi kasih sayang terhadap teman2 kita yang tidak seberuntung kita. Bentuknya sendiri adalah makan bersama dengan anak2 yatim piatu di sebuah festival makanan. Pada acara ini, anak2 yatim diberi kebebasan untuk memesan sepuasnya makanan yang ada di festival makanan.

Untuk jadwal acara adalah:

Tanggal : 29 Desember 2008
Tempat : Food Paradise - Istana Building Comodity Center (IBCC) , Bandung
Waktu : tentative Jam 11 siang - 17 Sore, Till Drop

Teman - teman yang ingin ikut berpartisipasi bisa dengan cara - cara berikut:
- Menyemarakkan acara
- Donasi untuk keberhasilan acara, berupa uang sejumlah minimal 15 ribu (satu anak) dan kelipatannya

Dikarenakan banyaknya yang ingin menyumbang maka kami membuka banyak rekening. Yang banknya belum tercover dengan ATM bersama atau jaringan BCA silakan beritahu kami untuk mengupdate lebih lanjut terimakasih

BNI rekening 015-148-1599 a/n Karina A Shelyani
BCA rekening 282-1041-998 a/n Shasya Pashatama
Mandiri rekening 131-000-461987 a/n Amalia Mustika Sari

Bagi teman - teman yang melakukan donasi kami berikan sebuah pin cantik sebagai tanda terimakasih. Diharapkan teman - teman untuk melakukan konfirmasi ke nomor 022-76695686 setelah melakukan pengiriman, dengan format nama#jumlahdonasi#bankyangdituju. Untuk info lebih lanjut bisa menghubung Amalia Mustika Sari di amaliamustikasari@gmail.com atau di nomor telepon 022-70324693 atau 085220067939.
=====================================================================

Category: Event  5 Comments

Sebenarnya cerita ini udah agak lama lewat, tapi sayang kalo tidak ditulis. :-) Awalnya pada saat acara nonton bareng Laskar Pelangi (yang kedua kali) tanggal 23 Oktober 2008 (sehari sebelum ultah Andrea Hirata). Waktu itu aku ngenalin Asrul dan Jaka sebagai Flexter dan blogger ke bossku, Deputy EGM DIVRE III, Pak Anto. Lalu tercetus dari Pak Anto bahwa dia ingin sekali-sekali ketemu dan diskusi dengan para blogger atau komunitas ICT lainnya, membahas tentang ICT di Jawa Barat. Lalu pada saat acara Speedy Tour d’Indonesia (aku gak sempet nulis tentang acara ini, tapi ceritanya bisa dibaca di tulisannya Wijoyo, Bayu, Yudha dan Chatoer), kembali Pak Anto ngomong keinginannya itu setelah bertemu dengan Yudha dan Mas Eko. Beliau ngusulin makan siang bareng hari Kamis tanggal 27 November 2008.
Jadi waktu hari Rabu-nya, aku pun berusaha mengontak sekretaris Pak Anto untuk nanyain tentang acara itu, apakah jadi atau batal. Sempet tarjadi tarik ulur, karena di hari Rabu – Kamis itu, Pak Anto harus menghadiri workshop di Lembang. Baru Kamis pagi ada kabar bahwa Pak Anto punya waktu untuk makan malam bersama para blogger, sekaligus beliau mau bertemu juga dengan para siswa dari SMA 3 dan SMA 5 Bandung. Dengan waktu yang sedemikian mepet, aku berusaha menghubungi 4 blogger yang pernah bertemu Pak Anto. Yang 3 orang yaitu Yudha, Asrul dan Mas Eko konfirm bisa dateng, hanya Jaka yang tidak bisa dihubungi. Selain itu aku juga ngontak beberapa blogger lain yang aku perkirakan tidak akan kesulitan menghadiri undangan dadakan ini. Akhirnya aku berhasil mengundang Mas Amal, Amel dan Ian.
Jadi setelah waktu sholat Maghrib, di kantor Supratman berkumpul para undangan itu. Kecuali Mas Eko yang mendadak nggak jadi dateng karena ada tugas yang belum selesai. Kami masih harus menunggu selama beberapa waktu karena Pak Anto ada keperluan di luar kantor. Aku sempet ditanya-tanya, sebenarnya nanti apa yang mau dibahas. Aku bilang, gak ada agenda khusus. Pak Anto hanya ingin berkenalan dengan komunitas blogger yang ada di Bandung, karena beliau baru pindah ke Bandung bulan September yang lalu. Sebelumnya beliau bertugas di Kalimantan, dan beliau punya hubungan cukup baik dengan komunitas blogger di sana. Menyusul kemudian datanglah 3 siswa SMA 3 dan 5 didampingi Mr. Partogi dari Kandatel Bandung. Setelah itu baru Pak Anto dateng.
Acara pun segera dimulai. Pertama kali, Pak Anto memperkenalkan dirinya dan menjelaskan tujuan beliau mengundang komunitas itu untuk makan malam bareng dan diskusi santai. Yang beliau sampaikan tidak jauh berbeda dengan yang sudah aku sebutkan sebelumnya :-) . Plus tambahan bahwa beliau mengharapkan bisa mendapat masukan dari komunitas perihal akan seperti apakah dunia ICT Jawa Barat di tahun 2009. Beliau kemudian memaparkan beberapa hal tentang infrastruktur Telkom, layanan-layanan yang bisa diberikan, dan rencana ke depan. Beliau bilang, kalo dari sisi teknologi dan layanan, apa sih yang nggak dimiliki Telkom? Jujur aja, pembicaraan satu arah ini agak2 membosankan :-) . Untungnya kemudian beliau membuka diskusi, sebelum para undangan tidur saking bosennya. Atau eh.. jangan2 cuma aku yang tertidur :-P . Mas Amal mengemukakan tentang adanya gap antara masyarakat di pusat kota Bandung dengan yang di pinggiran dalam hal pemahaman teknologi. Selain itu, Mas Amal juga menyinggung tentang BHTV (Bandung High Tech Valley). Yudha banyak bicara tentang kebutuhan konten lokal. Menurut dia, terdapat jarak antara orang-orang yang paham ICT dengan orang-orang yang mempunyai konten. Jika saja jarak itu bisa dihilangkan, maka konten lokal akan berkembang sangat bagus. Dari anak2 SMA itu muncul informasi menarik. Mereka bilang bahwa di sekolah mereka memang sudah memanfaatkan internet, antara lain untuk mencari bahan tugas. Tapi guru-gurunya sendiri kelihatannya belum memanfaatkan internet itu. Hmm… jadi ternyata para guru itu masih ada yang cuma OMDO ya, alias cuma Omong Doang.. Gimana nih, padahal dulu Telkom udah banyak bikin pelatihan Internet Goes To School. :-D Diskusi selesai ketika jarum jam menuju jam 9. Sebenarnya sih Pak Anto masih ingin terus, tapi beliau sadar bahwa anak2 SMA itu harus segera pulang dan belajar untuk besok. Acara ditutup dengan penyerahan sedikit kenang2an untuk para undangan. Setelah itu, tentu saja ada foto-foto.. Thanks ya, Ning:-) Catatan dari aku, kopdar waktu itu cukup berkesan. Beda dengan kopdar2 lain yang biasanya hanya makan-makan dan foto2, meski aku juga menikmati hal itu. Ada diskusi yang cukup mencerahkan, ada sharing informasi dan pengetahuan antar individu yang mungkin baru pernah ketemu di forum ini. Aku berharap lain kali ada kesempatan diskusi semacam ini lagi. Tentu saja tidak harus menunggu undangan dari bossku itu. Mungkin bisa dibikin forum sejenis FreSh! yang di Jakarta itu. Tapi aku juga berharap nantinya forum itu tidak menjadi forumnya para geek, karena itu akan bisa membatasi peserta. Aku sepakat dengan yang disebut Yudha, bahwa kita perlu mendekatkan antara yang memahami ICT dan yang memiliki konten. Dari sisi aku sendiri, kalo forumnya terlalu “tinggi”, aku juga gak pede ikutan. Secara akunya gaptek, hanya user biasa. Yang kalo kerja gak bisa lepas dari Windows dan MS Office, yang kalo bikin blog nyari yang gratisan karena gampang tinggal make, yang dulu cuma dapet nilai pas-pasan di mata kuliah dasar pemrograman :-P .
Dari kopdar tadi malem di Republik Kuliner, udah ada sinyal positif dari Yudha dan Adham tentang rencana forum ini. Yudha ngajak aku ndiskusikan konsepnya. Hmm.. kapan ya aku sempet? Secara akhir tahun gitu lho, banyak kerjaan yang memenuhi pikiranku. Jadi sementara ini aku cuma bisa bilang, aku bisa bantu nyediain ruang di Telkom sebagai salah satu lokasi acara. Kalo soal pembicara, kata Adham mah gampang, dari kita oleh kita untuk kita aja. Mungkin yang perlu dipikirkan, siapa yang mau jadi panitia inti, siapa aja yang akan kita ajak gabung, materinya apa, dan output apa yang kita harapkan. Satu hal lagi, jangan ngarepin gratisan ya.. Kasian nanti panitianya jadi repot nyari sponsor. :-D Ada pembaca yang mau ngasih masukan?

Category: Event  6 Comments